Hanya di diari ini
menyapamu tanpa henti, tanpa jemu
jadi penulis yang melukis suara hati
Di diari ini
bertanya khabar beritamu
walaupun tanpa jawapan
dan tidak pasti
samada kau membacanya
Seringkali menatap potret wajahmu
buat merawat rindu tidak tertanggung
tapi kini
setiap kali menatap potret itu
rinduku semakin menggunung
Jika membaca suara hatiku ini
sudikanlah membalas sapaanku
kirimkan sebaris ayatmu
buat mereda rinduku ini
sudikanlah...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan